
Salah satu dari alat musik tradisional tanah air kita yaitu rebana. Rebana merupakan alat musik yag dimainkan dengan cara dipukul atau ditabuh. Memukul atau menabuhnya menggunakan telapak tangan. Ketika kita memainkannya, kita dituntut untuk memiliki kepekaan rasa dan irama dong tentunya.^^Kita harus tahu kapan memukul keras dan kapan memukul pelan. Kita juga harus paham bagaimana cara menghasilkan suara keras dan bagaimana menghasilkan suara pelan.
Memainkan rebana erat kaitannya dengan keagamaan, dalam hal ini agama Islam. Musik rebana biasa dimainkan pada acara-acara keagamaan, misalnya musik pembuka menjelang acara pengajian dan musik penjemput calon besan atau pengantin pria.
Dilihat dari jenis kelamin para pemainnya, musik rebana ada dua macam. Jenis pertama adalah musik rebana yang dimainkan oleh perempuan. Perempuan mendominasi pagelaran ini, meskipun tidak menutup kemungkinan dibantu oleh beberapa pemain pria. Jenis musiknya diantaranya adalah qasidah. Lagu-lagu yang dilantunkannya adalah lagu-lagu yang bernuansa Islami.
Jenis musik rebana yang kedua adalah rebana yang berpersonil pria. Semua personil yang terlibat di dalamnya adalah pria. Salah satu jenis musik rebana ini bernama terebang. Para penabuh rebana menabuh sambil duduk, termasuk penyanyinya. Akan tetapi, ada juga yang dilengkapi denagn tarian. tariannya dibawakan oleh pria. Salah satu tarian yang biasa disajikan adalah Tari Zapin dari Riau.
Nah, itu tadi penggambaran sekilas tentang tari rebana. Mudah-mudahan artikel ini dapat menambah wawasan saudara tentang kebudayaan tanah air yang kita cintai ini yaitu Indonesia.__^^ Hey..Baca juga tentang Sawer Penganten, Candi Prambanan, Upacara Adat Mantun, Musik Keroncong, Upacara Kasada, dan lain-lain.
No comments:
Post a Comment